Halaman

Jumat, 21 Oktober 2011

SIA Siklus Pengeluaran

SIKLUS PENGELUARAN

Siklus Pengeluaran  adalah aktivitas bisnis yang berulang dan operasi pemrosesan data yang terkait
dengan pembelian dan pembayaran barang dan jasa.
 
- Tujuan utama siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan biaya total untuk pembelian dan  
   pemeliharaan persediaan, pasokan, dan berbagai jasa yang diperlukan untuk menjalankan organisasi.
 
Ada 3 aktivitas dasar dalam siklus pengeluaran :
1.Pemesanan barang, pasokan dan jasa
2.Penerimaan dan penyimpanan barang, pasokan dan jasa
3.Pembayaran barang, pasokan dan jasa
Pemesanan Barang, Pasokan dan Jasa
Aktivitas bisnis utama dalam siklus pengeluaran adalah pemesanan persediaan atau 
pasokan. 
Metode pengendalian persediaan (sering disebut economic order quantity [EOQ]): 
Pendekatan ini berdasarkan perhitungan ukuran pesanan optimal agar meminimalkan jumlah
biaya pesanan, pengiriman dan penyimpanan
 
  Metode pengendalian Persediaan Alternatif : 
MRP (material requirement planning) 
Pendekatan ini menurunkan tingkat persediaan yang dibutuhkan dengan cara menjadualkan
produksi, daripada memperhitungkan kebutuhan. 
JIT (just in time) 
Sistem JIT meminimalkan baik biaya pengiriman dan penyimpanan
 
 Penerimaan dan Penyimpanan Barang, Pasokan, dan Jasa
Aktivitas bisnis utama kedua melibatkan penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan. 
Departemen penerimaan mempunyai 2 tanggungjawab utama: 
1.Mene.ntukan apakan menerima suatu kiriman 
2.Memeriksa kuantitas dan kualitas
  
kebutuhan Informasi dalam siklus peneluaran berguna untuk : 
Memilih pemasok yang tepat untuk pesanan. 
Memverifikasi akurasi faktur dari vendor. 
Memutuskan apakah diskon pembelian harus dimanfaatkan. 
Mengawasi kebutuhan arus kas untuk membayar kewajiban yang belum diselesaikan.
 
Siklus Pengeluaran
   
Model data REA mengintegrasikan baik data transaksi akuntansi tradisional dengan data operasional
adapun contohnya sebagai berikut :
Tanggal dan jumlah atas setiap pembelian
Informasi tentang dimana barang disimpan
Ukuran kinerja pemasok, seperti tanggal pengiriman
 
Pengendalian: Tujuan, Ancaman, dan Prosedur 
Fungsi lain SIA yang dirancang dengan baik adalah untuk memberikan pengendalian yang cukup
untuk memastikan bahwa tujuan-tujuan berikut terpenuhi: 
Transaksi-transaksi diotorisasi dengan tepat.  
Transaksi-transaksi dicatat dengan valid. 
Valid, otorisasi transaksi dicatat. 
Transaksi dicatat secara akurat.

Adapun ancaman - ancaman dalam siklus pengeluaran 
Apakah ancaman-ancaman itu ? 
Mencegah kehabisan dan atau kelebihan persediaan                                                         
Meminta barang yg tidak dibutuhkan 
Membeli dengan harga yg dinaikkan 
Membeli barang berkualitas rendah 
Membeli dari pemasok yang tidak diotorisasi 
Komisi (kickbacks)
Menerima barang yang tidak dipesan 
Membuat kesalahan dalam penghitungan 
Mencuri persediaan 
–Gagal memanfaatkan diskon pembelian yang tersedia 
Kesalahan mencatat dan memasukkan data dalam utang usaha 
Kehilangan data
 
Apakah prosedu-prosedur pengendalian itu ? 
Sistem pengendalian persediaan  
Analisis kinerja pemasok 
Persetujuan permintaan pembelian 
Batasi akses ke permintaan pembelian kosong 
Konsultasi daftar harga  
           –Pengendalian anggaran 
           –Gunakan daftar pemasok yang disetujui 
           –Persetujuan pesanan pembelian 
           –Pemesanan pembelian sebelum penomoran 
           –Larangan hadiah dari para pemasok 
           –Insentif ke semua rekening pengiriman 
           –Pengendalian akses phisik 
           –Cek ulang akurasi faktur 
           –Pembatalan pengepakan voucher
 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar